BANJARMASIN, shalokalindonesia.com- Kenaikan BBM saat ini, merupakan kebijakan Pemerintah Pusat untuk pengurangan polusi dari emisi bahan bakar, sehingga yang murah tersebut dengan emisi tinggi akan dihapus.

Demikian penilaian Winardi Sethiono, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kalimantan Selatan, menanggapi ramainya perbincangan kenaikan BBM persatu September 2023.

Katanya, untuk bahan bakar, perkembangan fluktuasinya mengikuti perkembangan ekonomi Indonesia, dan Pemerintah Pusat mengurangi subsidi BBM tersebut.

“Masalahnya kalau disubsidi terus, mungkin utang Negara kita juga tidak akan selesai nantinya,” ujar Winardi, saat ditemui di kediamannya, Selasa (5/9/2023).

Disebutkannya, kenaikan BBM untuk menyetarakan, agar tidak ada lagi subsidi BBM tersebut. Disisi lain dirasakan Winardi, bahan bakar dengan karbon yang tinggi, lambat laun dihapus Pemerintah.

Disinggung kemungkinan Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan bertambah uangnya karena kenaikan BBM, itu menurut Winardi, itu tergantung kebijakan Pemerintah Pusat (shalokalindonesia.com/jun)

Editor: Erma Sari, S. Pd

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *