TANAHBUMBU, shalokalindonesia.com- Unit Reskrim Polsek Kusan Hulu berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Desa Anjirbaru, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu.

Pelaku yang diketahui berinisial BA ditangkap setelah melakukan tindakan kejam yang mengakibatkan korban meninggal dunia berisial AN.

Hal itu disampaikan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya S.I.K., M.Med.Kom., melalui Kasihumas IPTU Jonser Sinaga, Jumat (21/6/2024).

“Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Rabu, 19 Juni 2024 sekitar pukul 11.00 WITA. Insiden berlangsung di dalam rumah pelaku yang beralamat di Desa Anjirbaru, ” jelasnya.

Pelaku BA, korban AN, dan seorang saksi berinisial AS sedang duduk bersama di kursi dalam rumah sambil merokok.

“Tanpa peringatan, pelaku tiba-tiba mengambil sebilah pisau yang disembunyikan di bawah bantal kursi dan langsung menusukkan pisau tersebut ke arah dada kanan korban.” ujar IPTU Jonser Sinaga.

Kapolsek Kusan Hulu IPTU Abdul Shomad S.H., M.M., mengungkapkan, setelah serangan tersebut, pelaku kembali duduk seolah tidak terjadi apa-apa.

“Melihat kejadian tersebut, saksi AS segera mengambil pisau yang terjatuh dan membuangnya ke samping rumah karena takut menjadi target berikutnya,” ucapnya.

Saksi kemudian mencoba membawa korban keluar dari rumah pelaku, namun korban jatuh dan mengalami pendarahan hebat di depan rumah.

Saksi dan keluarganya berusaha membawa korban ke Puskesmas Lasung. Namun, dalam perjalanan, korban menghembuskan napas terakhirnya. Saksi kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Kusan Hulu untuk penanganan lebih lanjut.

“Unit Reskrim Polsek Kusan Hulu segera mengambil tindakan setelah menerima laporan dari saksi. Pada pukul 13.00 WITA, pihak kepolisian melakukan upaya paksa terhadap pelaku. Melalui pendekatan humanis, keluarga pelaku akhirnya menyerahkan BA kepada pihak kepolisian. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kusan Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.” Ungkap IPTU Abdul Shommad.

Pelaku kini menghadapi ancaman hukuman sesuai dengan Pasal 338 KUHP yang menyatakan “Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan. (shalokalindonesia.com/rls)

Iklan

Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *