BANJARMASIN, shalokalindonesia.com – Kenaikan harga bahan pangan yang terjadi belakangan ini membuat para pengusaha warung makan di Banjarmasin harus bekerja ekstra keras untuk mempertahankan usaha mereka.

Menurut Hery, pemilik Warung Makan Soto Lestari Rasa Nusantara di kawasan Benua Anyar Banjarmasin. Harga bahan baku seperti bawang, ayam, sayuran, dan minyak goreng mengalami kenaikan yang cukup signifikan setelah lebaran ini.

“Untuk kenaikan harga kita tidak bisa hindarkan, hanya meliat ini kenaikan secara permanen atau sementara. Jika kenaikan permanen maka tidak ada pilihan lain kita tetap menaikkan harga makanan,” tuturnya saat diwawancarai secara online, Rabu (23/4/2024).

Untuk menekan biaya operasional, pria berusia 41 tahun ini mencoba cara alternatif yang mencegah usahanya mengalami kerugian tanpa harus menaikkan harga makanan.

“Kami masih memasok bahan pangan yang ditampung di freezer, agar pasokan untuk warung tetap sesuai perhitungan dan selalu tersedia. Selain itu, adanya penjualan melalui aplikasi ojek online juga membantu melayani pelanggan yang tidak hanya datang langsung ke warung,” ujarnya.

Di sisi lain pedagang ayam kentucky bergerobak di kawasan Sungai Lulut, mengaku harus memutar otak untuk menjaga agar usahanya tetap berjalan.

“Saya mengurangi porsi ayam dan tidak menaikkan harga. Saya tidak berani menaikkan harga karena takut pembeli lari dan belum sampai 1 tahun berjualan disini. Tapi, Alhamdulillah pelanggan masih tetap banyak yang mampir membeli ayam.

(shalokalindonesia.com/NRZ)
Penulis: Nani

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *