BANJARMASIN, shalokalindonesia.com- Isu penghapusan tenaga honorer di instansi yang ada di Kalsel akan merasakan dampak yang luar biasa jika itupun terjadi, salah satunya KPU Kalsel yang juga masih was-was.

Kepala Bagian Hukum SDM KPU Kalsel, Misbah Nurul Hilal menyampaikan, pihaknya sesuai keputusan KPU Pusat.

“Kita yang di daerah ini mengikuti instruksi di sana, jika pusat memerintahkan untuk menghapus tenaga pendukung maka kami lakukan, ” jelasnya.

Ia bilang, sesuai informasi kouta, seleksi dan pengangkatan itu dari pusar, kita hanya menjalankan saja.

“Dengan SDM yang di KPU ini, diharapkan masih dilanjutkan, karena ini menjelang Pemilu 2024, dan tahapannya pun sudah berjalan, tenaga pendukung yang ada bisa dipertahankan, dan tidak mengganggu tahapan yang sudah berjalan karena ini sangat berpengaruh jika ada penghapusan honorer, “katanya.

Ia bilang, tenaga pendukung yang ada di Kalsel berjumlah 156 orang, KPU Kalsel berjumlah 30 orang.

” Kita di KPU Kalsel menggunakan istilah tenaga pendukung, tidak lagi kata honorer,” bilangnya.

Ia menambahkan, penggajian dari KPU Kalsel, untuk pengangkatan SK tenaga pendukung dari KPU RI.

“Jika itu diberhentikan, maka akan banyak yang berdampak hingga ribuan orang yang tidak dapat pekerjaan dan untuk dampak pemilu 2024 sangat besar sekali,” katanya.

Ia menegaskan, kita menunggu keputusan karena anggaran dan kebijakan dari pusat.

“Tenaga pendukung kita menggunakan kontrak kerja pertahun, dan kita evaluasi, dan kita juga meminta rekomendasi dan izin dari pusat, ” terangnya.

Ia menjelaskan, untuk kouta yang ada ini, menurutnya, masih kurang apalagi ini menjelang Pemilu harus lebih ekstra untuk mempersiapkan semuanya, oleh karena itu, tenaga pendukubg sangat membantu untuk kinerja KPU se Kalsel.

“Dulu kita memakai tenaga honorer dan sekarang kita ubah dengan tenaga pendukung, contoh, di KPU Kotabaru cuma 5 orang, sisanya tenaga pendukung, ” ucapnya

Ia menjelaskan, kita pernah dengar juga bahwa dari KPU RI minta kompesansi dari pemerinrah agar bisa diundur, jika itu terjadi penghapusan tenaga honorer.

“Kita masih menunggu informasi dari pusat terkait kebijakan ini dan semoga ada solusi terbaik untuk tenaga pendukung di KPU Kalsel ini, ” tambahnya. (shalokalindonesia.com/na)

Editor: Erma Sari, S. Pd

 

Iklan

Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *