BANJARMASIN, shalokalindonesia.com- Menyikapi fenomena alam yang terjadi Senin (16/10/2023) pukul 16.15 wita dengan curah hujan yang deras dan durasi yang cukup panjang, disertai angin puting beliung, yang cukup menghancurkan beberapa lokasi di Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan H Achmadi S Sos mengatakan, yang terdampak bencana Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar dan sebagian Kabupaten Tanah Laut. Dari hujan hingga puting beliung disebut Achmadi, durasinya sekitar satu jam.

“Upaya yang dilakukan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan sesuai arahan Gubernur Sahbirin Noor, harus bergerak cepat memberikan bantuan terbaik bagi Warga Banua yang terdampak bencana alam puting beliung tersebut,” ujar Achmadi, Rabu (18/10/2023) pagi.

Dikatakannya, langkah-langkah yang dilakukan pihaknya, melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota/Kabupaten setempat yang terdampak langsung.

Dikatakan, sampai tengah malam Senin malam itu melakukan pendataan. Kemudian melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial di empat Kabupaten/Kota tersebut untuk langsung memberikan bantuan kepada korban.

“Khusus Kota Banjarmasin, kita juga memberikan bantuan secara langsung. Kemudian untuk Dinas Sosial yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing juga memberikan bantuan,” Achmadi menyatakan.

Katanya, lokasi kejadian banyak yang cukup jauh seperti di Wanaraya. Kemudian Tamban. Itu paling banyak. Ada juga di Kabupaten Banjar seperti di Beruntung Baru, Gambut, Malintang, Tambak Sirang, termasuk juga Sungai Tabuk. Ini cukup banyak juga. Kalau Banjarmasin sedikit yang terdampak rumah hancur.

“Kita fokus memberikan bantuan pada rumah yang hancur luluh lantak rata dengan tanah. Termasuk juga yang ada di Sungai Andai, Banjarmasin Utara, juga kita berikan bantuan,” Achmadi menambahkan.

Stok di Dinas Sosial Kalsel cukup dan pihaknya kata Achmadi juga meminta ke Kementerian Sosial RI untuk menambah stok, utamanya makanan dan peralatan dapur keluarga yang telah kita bagikan ketika menghadapi musibah kebakaran yang cukup banyak terjadi.

Selain itu, upaya yang dilakukan dengan memperkuat Lumbung-lumbung Sosial, yang ketika dekat dengan lokasi, mereka akan mengeluarkan bantuan. Lumbung-lumbung Sosial Kecamatan berada dekat daerah rawan bencana.

Kata Achmadi, perkiraan BMKG akan ada badai pada Senin (16/10/2023) memang terbukti. Selasa (17/10/2023) ada juga badai, tapi tidak terlalu parah. Pagi Rabu (18/10/2023) juga terima berita dari BMKG yang lokasi hujan cukup deras berada di wilayah Pesisir Selatan Kalimantan Selatan seperti Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut, terus dipantau perkembangannya, perilaku dari alam.

Disebutkannya, saat ini mendekati Pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan dan prakiraan November curah hujan akan merata dan akan menghadapi lagi musim hujan musim banjir.

“Kita sudah menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai dengan yang diarahkan Gubernur Sahbirin Noor dan untuk mempersiapkan bantuan-bantuan, tindakan cepat, respon cepat. Ini yang harus dilakukan. Utamanya Jajaran Dinas Sosial pada Bidang Kami di Penanganan Bencana,” ungkap Achmadi menjelaskan.*****juns

 

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *