SHALOKL, INDONESIA, BANAJRBARU- Lapas Kelas IIB Banjarbaru menggelar acara pembukaan pelatihan konstruksi baja ringan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilaksanakan di Aula Lapas. Selasa (7/02/2023) Kemarin.

Pelatihan konstruksi baja ringan tersebut merupakan sinergitas yang terjalin antara Lapas Banjarbaru dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara pembukaan pelatihan diawali dengan laporan kegiatan oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Ady Tri Marwoko, yang menyampaikan bahwa pelatihan konstruksi baja ringan bersertifikat tersebut diikuti sebanyak 10 orang WBP dan dilaksanakan selama 6 hari kerja.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan program pembinaan kemandiriaan yang bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keahlian dibidang konstruksi baja ringan,” jelasnya.

“kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 5 hari kerja dengan peserta sebanyak 10 orang binaan yang pada akhir pelatihan nanti mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan ketika selesai menjalani masa pidana,” tutup Ady Tri dalam laporannya.

Dilanjutkan dengan sambutan Kasi Penyelenggara Diklat BLK Kalsel, Mastur Manurung yang mengungkapkan bahwa pelatihan konstruksi baja ringan merupakan keahlian yang potensial bisa dikuasi oleh setiap WBP, dan hal tersebut adalah nyata yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat.

“Rangka baja ringan menjadi material bangunan yang primadona belakangan ini, terutama untuk urusan atap bangunan. Bukan hanya digunakan untuk membangun gedung berskala besar, penggunaannya pun bervariasi untuk struktur rumah tinggal hingga rangka baja ringan kanopi rumah,” ungkapnya.

“tentu pelatihan ini ada tekniknya dari mulai pemilihan, pengukuran, pemotongan hingga pemasangan. Bukan tidak mungkin, kalau sudah mahir bisa direkrut jadi tenaga ahli kita, atau sekalipun mau berdikari sendiri setelah bebas nanti sudah mumpuni berkat mengikuti pelatihan ini,”tambahnya.

Kalapas Kelas IIB Banjarbaru, Amico Balalembang melalui Kasubag Tata Usaha, Tamberin menyampaikan hal yang sama terkait potensi keahlian konstruksi baja ringan.

“baja ringan ini memiliki keunggulan yang sekarang ini membuat banyak orang beralih dari rangka kayu ke rangka baja ringan. Maka dari itu, pelatihan ini adalah momentum yang tepat bagi kita untuk belajar sebagai bekal keahlian dimasa depan,”tuturnya.

Kasubag TU, Tamberin juga berpesan kepada warga binaan yang mengikuti pelatihan konstruksi baja ringan agar dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan tersebut dengan baik.

“ikuti pelatihan dengan semangat dan sungguh-sungguh, karena pelatihan ini bukan hanya akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk mencari pekerjaan setelah bebas nanti, tapi juga agar memiliki keahlian untuk menjadi insan yang bertanggung jawab, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan negara serta yang paling utama adalah tidak mengulangi pidana kembali,”pesannya.

Kegiatan pelatihan konstruksi baja ringan bagi WBP dibuka secara langsung oleh Kasubag TU, Tamberin yang kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Id Card secara simbolis kepada dua orang perwakilan peserta.

Penyerahan id card pelatihan dilakukan oleh Tamberin selalu Kasubag TU Lapas Banjarbaru bersama Kasi Penyelenggara Diklat BLK Kalsel, Mastur Manurung

Kegiatan pembukaan pelatihan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama. Selanjutnya, para peserta pelatihan diarahkan menuju bengkel kegiatan kerja untuk memulai pelaksanaan pelatihan konstruksi baja ringan dengan dipandu oleh dua orang instruktur dari BLK Kalsel. (Si)

Editor: Erma Sari, S. pd
Ket: kegiatan lapas Banjarbaru. (Foto: si)

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *