KOTIM, shalokalindonesia.com – Menindaklanjuti laporan warga terkait kemunculan satu individu orangutan (OU), di Desa Batuah Kecamatan Seranau, Kotawaringin Timur, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, Kalimantan Tengah, melakukan kegiatan observasi di lokasi tersebut.

“Giat observasi kami lakukan Rabu (10/01/2024) dengan dibantu oleh staf sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelestarian hutan, yaitu PT.Rimba Makmur Utama (RMU), setelah sehari sebelumnya ada laporan warga Desa Batuah mengenai kemunculan satu individu orangutan,” kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, Jum’at (12/01/2024).

Namun ia menyebutkan orangutan tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi kemunculannya, diduga orangutan tersebut hanya melintas.

“Orangutan sudah tidak ada lagi di lokasi tempat kemunculannya dilaporkan, kami hanya menemukan 1 batang pohon rambutan yang berbuah dan 1 batang pohon kariwara, diduga kuat orangutan tersebut cuma melintas di lokasi itu,” ujarnya.

“Selain itu kami juga menemukan 1 buah sarang di tepi hutan, lokasi kemunculan merupakan areal hutan dan semak belukar yang baru saja dibuka untuk kebun. Areal tersebut milik warga desa setempat,” tambahnya.

Menurut Muriansyah, lokasi kemunculan orangutan tersebut jauh dari pemukiman warga. Hingga saat ini pihak BKSDA Sampit terus melakukan pemantauan.

“Kami terus melakukan pemantauan, karena mungkin saja orangutan itu kembali lagi ke lokasi kemunculannya,” pungkas Muriansyah.

(Tommy Barito)

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *