BANJARMASIN, shalokalindonesia.com – Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, para pelaku usaha. Termasuk Pasar Sudimampir yang terletak di pusat Kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin.

Pasar ini selain menjual eceran, merupakan pusat grosir terbesar di Banjarmasin yang telah berhasil menyesuaikan diri dengan memanfaatkan platform penjualan daring untuk menstabilkan dan meningkatkan penjualan mereka.

Menurut Latifah, salah satu karyawan agen toko Hijab di Sudimampir memberikan pemaparan positif.

“Sebelumnya kami hanya mengandalkan penjualan secara konvensional di pasar. Namun, sejak memanfaatkan platform daring melalui aplikasi WhatsApp,” ujarnya, (21/4/2024).

Upaya dilakukan sebagai adaptasi digital yang dinilai sangat penting bagi pelaku usaha di Pasar Sudimampir untuk dapat bertahan dan bersaing di era ekonomi digital yang semakin berkembang pesat.

“Semenjak ada penjualan online dari aplikasi Shopee, Tokopedia, TikTok Shop dan platform lainnya. Kami sebagai para pedagang harus menjaga stabilitas penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat,” sambungnya.

Melakukan penjualan online dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan omzet usaha dan tetap dekat dengan para konsumen lama maupun baru.

“Sudah 10 tahun usaha Hijab ini berdiri, harus mengikuti trend penjualan. Walau hanya melalui WhatsAap dari mengirimkan foto Hijab dan dikirim melalui jasa pengantaran dengan ongkir ditanggung konsumen,” tutupnya.

Penulis: Nani
(shalokalindonesia.com/NRZ)

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *