BATULICIN, shalokalindonesia.com- Batulicin Festival (Batfest) 2023 berjalan dengan sukses dan lancar. Batfest yang diinisiasi oleh PT Jhonlin Group ini menarik para pengunjung untuk menikmati pergantian malam baru.

Batfest 2023 menampilkan beberapa artis dan musisi Indonesia yang menghibur warga Tanah Bumbu dan Kalsel seperti Slank, Happy Asmara, Dmasiv, El Corona, Armada, Feel Koplo dan lain sebagainya.

Selain itu, Batfes 2023 juga diisi dengan Jalan Sehat yang dihadiri 50 ribu lebih peserta dan dihadiri Gubernur dan wakil Gubernur Kalsel, hingga Menteri Pertanian RI.

Tak disangka dibalik acara yang sukses terdapat owner PT Jhonlin Group yang luar biasa
Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih dikenal sebagai sosok Haji Isam.

Andi Syamsuddin Arsyad bin Andi Arsyad sendiri memang lahir di Batulicin, Kalimantan Selatan pada 1 Januari 1977, kini berumur 47 tahun.

Hj Isam merupakan sosok crazy rich asal Kalimantan Selatan

Dilansir dari CNBC Indonesia, Senij (1/12/2023) Seperti banyak kisah from zero to hero, Haji Isam juga memulai usahanya dari nol hingga bisa membangun gurita bisnis yang dikenal banyak orang. Ia pernah menjadi tukang ojek hingga operator alat berat.

Dilansir dari Tempo, Keluarga Haji Isam berasal dari sebuah desa di Bone, Sulawesi Selatan, daerah itu adalah daerah etnis Bugis.

Haji Isam adalah pedagang tembakau yang merantau ke Kalimantan Selatan. Haji Isam memulai kejayaannya dari bawah dan pernah menjadi sebagai supir pengangkut kayu.

Haji Isam muda lalu mengenal penambang batu bara lokal bernama Johan Maulana. Sejak 2001 dia ikut Johan Maulana dan belajar cara mengelola pertambangan. Setelah belajar dua tahun dari Johan, Haji Isam muda memulai langkah pentingnya di bisnis batu bara yang kemudian mengubah hidupnya.

“Pada 2003 Pak Johan meminjami saya modal menyewa alat berat tambang,” aku Haji Isam kepada Tempo.

Jadilah dia kontraktor pelaksana di PT Arutmin Indonesia, yang bagian dari PT Bumi Resources Tbk milik keluarga Bakrie, lewat bendera CV Jhonlin Baratama. Setelah usahanya meluas CV pun berubah menjadi PT Jhonlin Baratama. Kini PT Jhonlin menambang hingga 400 ribu ton batu bara per bulan. Omzetnya sekitar Rp 40 miliar per bulan.

Perusahaan milik Haji Isam kemudian bertambah. Bisnis penerbangannya diatur Jhonlin Air Transport, yang memiliki dua Fokker dan dua helikopter.

Di bidang perkapalan berada dalam bendera Jhonlin Marine yang membawahi armada 16 kapal tongkang pengangkut batu bara. Di bidang agrobisnis, terdapat Jhonlin Agromandiri yang mengelola perkebunan kelapa sawit. Bahkan dia memiliki Pabrik Biodisel bernilai Rp 2 triliun yang dikelola Jhonlin Agri Raya.

Bisnis Haji Isam terus berkembang, bahkan masuk ke bisnis gula, beberapa waktu lalu. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi panen tebu sekaligus meresmikan pabrik gula milik Haji Isam yang berada di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, akhir tahun 2020 lalu (22/10/2020).

Jokowi menyebut investasi untuk membuka kebun tebu dan pabrik gula terintegrasi tersebut merupakan sebuah keberanian yang patut diapresiasi.

Pabrik dengan kapasitas produksi yang tergolong besar di Indonesia tersebut dioperasikan oleh PT Prima Alam Gemilang, yang merupakan anak usaha Jhonlin Group milik Haji Isam.

“Ini adalah sebuah keberanian. Keberanian membuka sebuah investasi dan usaha di tempat ini. Ini yang harus kita apresiasi dan hargai. Dimulai tiga tahun lalu dan sekarang selesai dan sudah berproduksi,” kata Jokowi.

Kini bukan hanya nama Haji Isam yang kerap mencuat, anaknya yang masih sangat muda juga kerap menjadi judul pemberitaan karena bisa jadi komisaris padahal baru berusia 20 tahun. (shalokalindonesia.com/cnbc/tempo)

Editor: Erma Sari, S.Pd
Ket foto: Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dan anaknya. (Instagram/lianajhonlin12)

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *