BARABAI, shalokalindonesia.com– Pasca menerima penghargaan Anugerah Adipura yang kedelapan kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali memasang target lebih tinggi.

Mereka menargetkan akan merebut Anugerah Adipura Kencana. Ini merupakan penghargaan Adipura tertinggi yang diberikan kepada kabupaten/kota yang memenuhi syarat sebagai kota berkelanjutan, Sabtu (29/3/2024).

Ada beragam hal yang dipersyaratkan untuk meriah penghargaan ini. Nominatornya, dituntut mampu menyelesaikan berbagai isu lingkungan hidup dengan berbagai inovasi.

Selain itu, kabupaten/kota yang dinominasikan meraih Anugerah Adipura Kencana ini juga harus telah meraih Anugerah Adipura sebelumnya minimal tiga kali berturut-turut. Untuk itu, Kabupaten HST pun terus melakukan pembenahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) HST melalui Kepala Bidang (Kabid) Persampahan, Ahmad Fadlillah mengatakan sesuai dengan evaluasi adipura yang kedelapan tadi, pihaknya akan melakukan sejumlah strategi.

“Di antaranya, akan melakukan pembenahan di pasar. Karena ini menjadi salah satu atensi evaluasi dari tim penilai. Selain itu, akan mengupayakan lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya

Ia menambahkan, pihaknya kemudian melakukan pembenahan pada kawasan perumahan, juga mengupayakan evaluasi dalam pengelolaan lingkungan hidup pada sejumlah titik perumahan di HST.

“Tak ketinggalan juga Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Ini menjadi atensi karena kondisinya sudah penuh dan perlu perluasan. Sehingga, akan mengupayakan perluasan itu agar lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Fadil membeberkan, evaluasi lainnya yakni terkait kesadaran masyarakat membuang dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pihaknya dan ke depan akan kembali dimasifkan penguatan sosialisasi.

“Selain melakukan sosialisasi, ke depan kita juga akan melakukan penguatan aksi bersama masyarakat agar kesadarannya bisa meluas,” paparnya.

Di samping itu, pihaknya juga akan menggencarkan lagi edukasi dan penyadaran lewat berbagai media sosial (medsos). Sebagai ikhtiar bersama untuk perbaikan lingkungan hidup HST yang lebih baik.

Fadil menekankan, adipura ini tidak hanya untuk pengelolaan sampah saja. Melainkan juga drainase, kampung iklim, saluran terbuka, sungai dan berbagai hal lainnya juga berkaitan dengan penilaian.

“Berbagai evaluasi ini pasti akan kami benahi ke depan demi lingkungan hidup HST yang lebih baik,” tambahnya.

Terakhir, pihaknya mengajak masyarakat luas agar bisa bersama menjaga dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya masing-masing. Mengingat, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Iklan
Share:

Shalokal Indonesia

Shalokal Indonesia adalah media online dibawah PT Shalokal Mediatama Indonesia dengan kantor di Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *