
BANJARBARU, shalokalindonesia.com- Memasuki tahapan krusial menjelang Pilkada 2024, Polda Kalimantan Selatan menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesehatan fisik dan mental para bakal calon kepala daerah.
Hari ini, Polda Kalsel melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Banjarmasin, yang menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi para calon gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati se-Kalimantan Selatan.
Pemeriksaan kesehatan ini tak sekadar formalitas, melainkan salah satu penentu kelayakan para calon untuk memimpin daerah.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemilihan Rumah Sakit Bhayangkara sebagai tempat pemeriksaan didasari Keputusan KPU yang menekankan pentingnya fasilitas kesehatan yang kredibel dan netral dalam menjalankan tugas ini.
“Kami memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berjalan sesuai pedoman teknis dari KPU, dengan melibatkan tenaga medis berpengalaman dan netral,” ungkap Kombes Pol Adam Erwindi.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, M.M., Sp.An., menjelaskan bahwa pemeriksaan ini mencakup aspek jasmani, rohani, serta bebas penyalahgunaan narkotika.
Proses ini melibatkan tim medis yang terdiri dari 18 dokter spesialis, 10 personel dari BNNP Kalsel, serta dukungan psikolog dari Ikatan Psikologi Klinis Provinsi Kalsel.
“Semua tim yang terlibat adalah tenaga profesional dengan Surat Izin Praktik (SIP) yang valid, dan kami menjunjung tinggi prinsip non-diskriminasi dalam pelayanan ini,” tambah dr. El Yandiko.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup 30 item penting, termasuk analisis kesehatan, tes fisik, pemeriksaan kejiwaan, dan tes MMPI untuk melihat profil kepribadian para calon.
Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi acuan bagi KPU dalam menentukan kelayakan para calon untuk melanjutkan proses pencalonan.
Kegiatan konferensi pers ini juga dihadiri oleh perwakilan KPU Provinsi Kalsel, BNNP Kalsel, serta tim dokter pemeriksa, menandai keseriusan semua pihak dalam memastikan pemimpin daerah yang terpilih nantinya adalah individu yang sehat dan siap menjalankan tugas pemerintahan dengan baik.
Polda Kalsel dengan tegas menunjukkan peran vitalnya dalam proses Pilkada 2024, memastikan bahwa setiap calon kepala daerah benar-benar siap, baik dari segi fisik, mental, maupun bebas dari narkotika. Ini adalah langkah penting menuju pemilihan umum yang lebih bersih, sehat, dan kredibel.